About Batam

Kota Batam adalah salah satu pulau di Provinsi Kepulauan Riau, yang terletak antara Selat Malaka dan Singapura yang secara keseluruhan membentuk wilayah Batam. Kota Batam merupakan daerah tropis, dengan suhu rata-rata berkisar antara 24 hingga 35 derajat Celcius (77 sampai 95 derajat Fahrenheit). Kelembaban di wilayah ini berkisar dari 73% menjadi 96%. Secara umum musim hujan dimulai dari November hingga April dan musim kering dari Mei hingga Oktober. Rata-rata curah hujan tahunan sekitar 2600 mm.

Penduduk kota Batam terdiri dari budaya dan etnis yang beragam, dan Budaya Melayu merupakan budaya yang dominan di kota Batam. Meskipun dalam keragaman budaya dan bahasa, Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional tetap digunakan, serta Bahasa Inggris diajarkan di sekolah dan lebih umum digunakan di kalangan bisnis/perusahaan multinasional.

Enam agama besar yang paling banyak dianut di Indonesia, yaitu: Agama Islam, Kristen (Protestan) dan Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Meskipun demikian bukan berarti agama-agama dan kepercayaan lain tidak boleh tumbuh dan berkembang di Indonesia. Bahkan pemerintah berkewajiban mendorong dan membantu perkembangan agama-agama tersebut. Islam adalah agama mayoritas di Kota Batam. Sebagai simbol dari masyarakat kota Batam yang menganut beragam Agama, pemerintah membangun Masjid Raya Batam yang berada di tengah kota berdekatan dengan alun-alun. Agama Kristen dan Katolik juga dianut oleh masyarakat Batam, terutama yang berasal dari suku Batak dan Flores. Agama Buddha adalah agama yang paling banyak dianut oleh warga Tionghoa. Kota Batam memiliki vihara yang merupakan vihara terbesar di Asia Tenggara, yaitu Vihara Duta Maitreya.

Kota Batam juga memiliki fasilitas umum dan fasilitas sosial yang dapat digunakan oleh masyarakat seperti:

Sumber: https://bpbatam.go.id/pages/read/414-fasilitas-umum-dan-sosial